Polisi Buru Perekam Video Porno Mahasiswi Riau

Sabtu, 15 November 2008 – 16:01 wib TEXT SIZE :     Banda Haruddin Tanjung – Okezone

PEKANBARU – Polisi hingga kini belum berhasil menangkap lima perekam video mesum bokep (porn video) mahasiswi di area kolam pancing umum yang membuat warga Kampar dan Pekanbaru, Riau, heboh.

Kapolres Kampar AKBP Zainul Mutaqin ketika dikonfirmasi okezone mengenai kasus ini mengaku kaget dan langsung memerintahkan Kapolsek Siak Hulu untuk menyelidikinya.

“Seharusnya warga tidak boleh berbuat seperti itu. Ini namanya main hakim sendiri dan warga itu bisa dipidana. Saya akan langsung perintahkan Pak Kapolsek ke TKP,” terangnya di Riau, Sabtu (15/11/2008).��

Menurut Mutaqin, perbuatan memaksa orang untuk telanjang dan direkam bisa dikenakan pasal berlapis, walaupun dalam konteks menangkap pelaku perbuatan mesum. Para pelaku juga terbukti menyebarkan rekaman gambar porno kedua sejoli.

“Mereka bisa dikenakan pasal berlapis, yaitu Pasal 170 juncto Pasal 335 KUHP dan UU Pornografi. Namun kita akan menyelidikinya terlebih dulu,” imbuhnya.

(ful)

Pos ini dipublikasikan di Yang Porno dan tag , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Polisi Buru Perekam Video Porno Mahasiswi Riau

  1. Ping balik: Gara-gara Video Bugil, Guru SMU Ditangkap Polisi « Yang Heboh, Yang Unik dan Yang Lainnya

  2. chandralubis berkata:

    mka_a klo melakukun sesuatu tu hrs mikir2 dulu
    kan malu klo da thu khalayak banyak
    ehmm……….
    buat perekam jgn usilin tpi ingatkan klo perbuatan_a tu da melanggar norma2 agama
    dan hrus_a kita mencegah perbuatan jinah itu bukan malah menonton_a
    mka…
    siap2lah msuk hotel prodeo
    bgi yg berbuat

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s