Jajak Pendapat: Apakah Acara Termehek-Mehek di Trans TV melanggar Privasi?

Jujur saja saya jarang nonton acara termehek-mehek, ini bukan karena anti acara tsb. Suatu kali saya melihat acara ini, nampak seorang Ibu marah-marah kepada seorang remaja putri yang berniat bertemu dengan “cowok”  anak Ibu tersebut. Si Ibu marah besar menghardik sang cewek. Saya sampai terkesiap, beneran, kaget Man!

 

Hanya saja sebagaimana film perang Hollywood dimana penonton yang umat islam alih alih benci prajurit amerika eh malahan timbul rasa simpati & rasa kasian kepada para prajurit amerika yang dikirim ke sana. Nah dalam acara termehek-mehek, kita para penonton yang tidak tahu juntrung masalah, mau tidak mau akan timbul kasihan kepada si remaja cewek tadi, dan otomatis jadi tidak suka kepada si Ibu yang marah-marah tadi. Bisa jadi sebenarnya si Ibulah yang benar, misalnya saja. 

Masalahnya adalah akibat kemunculan sosok si Ibu yang marah-marah tidak karuan di acara termehek-mehek akan menimbulkan rasa tidak suka sebagaian penonton kepada Ibu tersebut, tentunya akibat kita bersimpati pada remaja cewek tadi, paling tidak kita akan bilang “wow sadis banget nih Ibu” atau “ah kasihan tuh cewek matre“. Jadi image si Ibu akan negatif di mata orang/rekan bisnis dari Ibu tadi. Selain itu saya tidak yakin bahwa acara ini tayang dengan ijin si Ibu tersebut, saya tidak yakin si Ibu mendapat honor, padahal stasiun TV TransTV mendapat untung besar atas iklan yang tayang pada acara tsb.

Yang ingin saya pertanyakan adalah “bolehkan stasiun TV menayangkan masalah pribadi untuk konsumsi khalayak umum yang tidak ada sangkut paut dengan masalah pribadi tersebut?”

Saya pribadi tidak setuju jika acara ini boleh tayang. KPI kok anda diam saja? Okelah itu pendapat pribadi kami, namun kami sangat berterima kasih atas pendapat anda dalam jajak pendapat di bawah ini:

Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori, Yang Jajak Pendapat dan tag , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

3 Balasan ke Jajak Pendapat: Apakah Acara Termehek-Mehek di Trans TV melanggar Privasi?

  1. daiyana berkata:

    aq sering nontn termehek2, bahkan sebuah rutinitas di week end q. yg bs aq ambl dr tayangan itu adalh bhw wrn kenyataan hidup itu tdk melulu hitam & putih.kenyataan hidup ad wrn jingga, abu2,biru dll.tidak melulu ad org baik dan ad org jht. ttpi berbagai karakter bs ad di kenyataan hidup yg di miniaturi dlm sebuah tayangan termehek2.ex; seorg bpk yg brwibw dlm kluarganya ternyata sanggup menggandeng pacar anknya.klw soalnya privacy kan team termehek2 skrng udh menyamarkan wjh target.perhatiin deh dr awl sampe akhr,pasti akan tau aliran ceritanya & tingkat privacy yg di jaga.

  2. nurrahman18 berkata:

    pendapat saya mesti dikaji ulang lagi penanyangan acara itu. contohnya untuk sasaran pemirsanya. menurut saya tontonan seperti itu sebetulnya bisa dikatakan “tidak layak” untuk ditonton anak kecil. padahal jam tayang nya di jam tayang yang mudah ditonton anak kecil. satu lagi, saya kok malah sama sekali tidak “sreg” dengan acara-acara seperti itu. satu, karena cenderung “membimbing” penonton untuk membicarakan orang lain dengan sudut pandang yang negatif (maaf). dua, karena sebuah acara sejatinya kan ada pengaruh “mendidik”. dan saya pikir acara semacam itu dalam hal “mendidik” lebih banyak kurangnya. masih lebih baik diganti dengan acara lain yang lebih jelas. misalnya pendidikan, dll..
    (maaf klo komentarnya menyinggung beberapa pihak). komentar ini sama sekali tidak bermaksud menyudutkan salah satu pihak. hanya menuangkan pendapat saja.

  3. suwarwoyo berkata:

    Pendapt saya,selama termehek mehek masih tayang ya sah2 saja.kta serahin ja semuanya pd yg berwenang..toh jg kalo d rasa itu tidk layak tayang pasti akan di stop.
    Ngapain juga kita ikut campur kayak gitu….

    tp perlu kita ketahui,acra itu ada positivenya jg…
    ituqan kejadiam real.kitakan bisa jadikan pelajaran untuk kehidupan sehari hari…

    Ockey!so,Ambil sisi baeknya ajiah…

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s